Kalah Dari Liverpool, AS Roma Siap Berjuang Mati-Matian di Olimpico

May - 25 2018 | By

Leg pertama babak semifinal Liga Champions 2018 yang mempertemukan Liverpool dan AS Roma sudah digelar hari Rabu (25/4) dini hari WIB kemarin. Liverpool mampu membukukan kemenangan fantastis, 5-2 dan membuat Roma pulang ke Italia dengan tertunduk lesu. Meskipun satu kaki Liverpool sudah menapak di babak final, Roma masih punya kesempatan saat leg kedua nanti.

 

Bahkan Alessandro Florenzi menegaskan kalau Roma belumlah kehilangan harapan. Mereka berjanji untuk berjuang sekuat tenaga bahkan sampai berdarah-darah kala menjamu Liverpool di stadion Olimpico, Italia hari Kamis (3/5) dini hari WIB nanti. Roma sepertinya bertekad mengulang kemujuran mereka seperti saat mengandaskan impian Barcelona di babak perempatfinal.

 

Kini Roma butuh kemenangan setidaknya 3-0 di leg kedua agar bisa mencapai babak final kasta teratas turnamen sepakbola bursatogel antarklub di benua Eropa itu. Situasi ini tentu seolah deja vu bagi pelatih Eusebio Di Fransesco. Tampil di leg kedua, I Giallorossi siap menjanjikan permainan yang jauh lebih baik daripada apa yang mereka perlihatkan di Anfield.

 

“Kami kehilangan arah setelah setengah jam pertama dan kami hampir mati. Namun mereka belum benar-benar membunuh kami. Dengan hati, tekad dan kebanggaan, kami mampu membuka kembali peluang yang sebelumnya terlihat habis. Ini akan sulit, tapi masih ada 90 menit tersisa di hadapan fans dan kami akan berusaha meraih sesuatu yang penting. Kami melihat pertahanan Liverpool kesulitan begitu kami mendapatkan bola. Kami sudah mempelajari mereka dengan hati-hati jadi kami tahu segalanya,” jelas Florenzi panjang.

 

Dua Gol di Anfield Jadi Modal Roma

 

Roma memang patut berjuang hingga penghabisan karena saat bermain di Anfield, mereka sudah kalah 0-5 selama 80 menit dan merasa sudah pasti tersingkir dari Liga Champions. Barulah saat 10 menit terakhir babak kedua, Edin Dzeko dan penalti Diego Perotti membuat skuad Roma kembali bernafas panjang. Dua gol tandang ini jelas patut diwaspadai Liverpool karena Shakhtar Donetsk dan Barcelona sudah merasakan pahitnya.

 

Di babak 16 besar, Shakhtar menang 2-1 saat menjamu Roma tapi di leg kedua Roma menang 1-0 dan membuat mereka melaju karena unggul gol tandang. Lalu di perempatfinal, Barcelona menang lebih dulu dengan 4-1 tapi malah tumbang memalukan 0-3 di Italia. Dengan rekor itulah, Liverpool harus benar-benar waspada dan tidak meremehkan semangat menggebu-gebu Roma serta horor Olimpico. Untuk itulah Direktur Olahraga Roma yakni Monchi masih memiliki harapan bisa mengandaskan Liverpool seperti Barcelona.

 

Roma Tak Bisa Samakan Liverpool Dengan Barcelona

 

Hanya saja harapan Monchi itu tidak akan diwujudkan oleh pelatih The Reds, Jurgen Klopp. Seperti dilansir UEFA, Klopp tak ingin Liverpool disamakan dengan Barca karena mereka memiliki perbedaan jauh jumlah trofi. Kendati begitu, Klopp memuji penampilan Roma di Anfield dan siap untuk mematahkan keangkeran Olimpico dengan mengalahkan Roma. Selain itu Liverpool sebelumnya sudah menyingkirkan salah satu favorit juara Liga Champions sekaligus kampiun Premier League 2017/2018, Manchester City.

 

Mewakili timnya, Florenzi juga menilai kalau Roma tak bisa mengharapkan keberuntungan yang sama. Menurutnya, Liverpool jauh lebih berat daripada Barca karena salah satu tim terbaik Liga Inggris itu punya karakteristik yang berbeda. “Kami harus tampil luar biasa supaya tidak menyesal nantinya. Saya bisa janjikan kepada fans bahwa kami akan berdarah-darah demi jersey ini dan akan memainkan laga yang sangat berbeda pekan depan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *