Rilis Bareng ‘AYAT AYAT CINTA 2’, ‘SUSAH SINYAL’Tayang 21 Desember

Dec - 24 2017 | no comments | By

Ada banyak sekali komika Indonesia yang mencoba peruntungan di jalur film dengan menulis cerita sekaligus menjadi sutradara. Namun hanya beberapa yang mampu dianggap sukses dengan dua di antaranya adalah Raditya Dika dan Ernest Prakasa. Bahkan kiprah pria keturunan Tionghoa berusia 35 tahun itu di dunia film Indonesia terbilang lebih sukses daripada Raditya.

 

Untuk film keduanya, CEK TOKO SEBELAH (2016), Ernest berhasil mendatangkan 2.642.957 penonton ke bioskop. Hal ini membuat Starvision Plus kembali mempercayakan Ernest untuk menukangi SUSAH SINYAL. Masih diarahkan, ditulis naskahnya dan dibintangi oleh Ernest, SUSAH SINYAL mengambil jadwal tayang 21 Desember 2017.

 

Perjuangan SUSAH SINYAL mungkin bisa lebih berat daripada CEK TOKO SEBELAH. Karena dalam kasus CEK TOKO SEBELAH, Ernest berbenturan dengan film HANGOUT karya Raditya dan bisa menang dalam jumlah penonton. Sementara SUSAH SINYAL harus berhadapan dengan sekuel salah satu film blockbuster Indonesia sepanjang masa, AYAT AYAT CINTA 2. Apakah lelucon ajaib Ernest bisa membuat kisah cinta Fahri kalah?

 

Pembuktian Seorang Ernest Prakasa

 

Dengan jadwal rilis yang ‘cukup’ neraka, SUSAH SINYAL tentu menjadi pembuktian seorang Ernest. Apakah ayah dua anak ini bisa sukses sepenuhnya bertranformasi dari komika menjadi sineas handal atau cuma sekedar kebetulan bisa melahirkan film sekelas CEK TOKO SEBELAH. Salah satu pemainnya yakni komika Arie Kriting kepada Detik mengakui kalau SUSAH SINYAL adalah film ketiga sekaligus terberat yang pernah ditangani Ernest.

 

Sekedar informasi, CEK TOKO SEBELAH dianggap sebagai salah satu film drama komedi Indonesia terbaik. Bukan hanya ditonton jutaan orang, film itu juga mendapatkan banyak penghargaan. Sejauh ini Ernest memboyong award Penulis Skenario Asli Terbaik di Festival Film Indonesia 2017, Film Bioskop Terpuji dan Penulis Skenario Terpuji di Festival Film Bandung 2017, Film Terbaik di Indonesia Box Office Movie Awards 2017 hingga Sutradara Terbaik dalam Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2017.

 

Masih sama seperti di CEK TOKO SEBELAH, Ernest juga melibatkan sang istri, Meira Anastasia untuk ikut dalam menulis naskah SUSAH SINYAL. Demi meningkatkan antusias, Ernest sampai membuat nazar. Dilansir Jawa Pos, Ernest mengaku akan menggelar workshop perfilman gratis di lima kota jika penonton SUSAH SINYAL melebihi CEK TOKO SEBELAH.

 

SUSAH SINYAL Masih Setia Gaet Komika

 

Memakai formula yang sama seperti film domino qiu qiu sebelumnya, Ernest juga menggaet para komika di SUSAH SINYAL. Mereka adalah Abdur Arsyad (Yos), Arie Kriting (Melki), Dodit Mulyanto (Ngatno), Aci Resti (Saodah), Ge Pamungkas (Rio), Arief Didu (Hakim Ketua) dan Bene Dion (Martin). Tak cuma itu saja, Ernest juga menghadirkan empat aktor film CEK TOKO SEBELAH dalam jajaran pemeran utama yakni Gisella Anastasia (Cassandra), Chew Kinwah (Koh Chandra), Asri Welas (Tante Maya) dan tentunya Adinia Wirasti (Ellen).

 

Untuk filmnya sendiri, SUSAH SINYAL mengisahkan pengacara perempuan yang sangat sukses sekaligus single parent yakni Ellen. Kesibukan membuat Ellen jarang menghabiskan waktu dengan putri tunggalnya, Kiara (Aurora Ribero). Kiara sejak kecil sangat dekat dengan sang oma, Agatha (Niniek L Karim). Setelah Agatha meninggal, Kiara jadi depresi dan akhirnya Ellen mengajak putrinya berlbur ke Sumba.

 

Namun petaka muncul kala mereka kembali ke Jakarta, di mana Ellen mendapat masalah di kantor yang membuatnya tidak bisa hadir menonton aksi Kiara bernyanyi di sebuah lomba antar SMA. Kiara yang marah besar pun memilih kabur ke Sumba.

 

Review Dan Synopsis Film Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui

Dec - 23 2017 | no comments | By

Film Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui adalah film besutan sutradara Wisnu Adi dan Kunun Nugroho dan akan tayang di tanggal 18 januari 2018. Karena itu bagi Anda pada penggemar film nasional jangan sampai ketinggalan film ini. Film Silariang mengishkan perjuangan cinta antara Yusuf dan Zulaikha yang diperankan oleh Bisma Karisma, mantan anggota boyband Smash serta Andania Suri. Keduanya tampil total pada film tersebut lengkap dengan dialek Makassar yang kental. Bagi Anda yang penasaran, inilah synopsis dan reviewnya bagi Anda.

 

Synopsis film Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui

Yusuf dan Zulaikha adalah pasangan kekasih yang saling menyayangi tetapi niat mereka untuk bersanding di pelaminan harus menemui rintangan lantaran orang tua Zulaikha tak menyetujui hubungan tersebut apalagi merestui rencana mereka. Puang Rabiah (Dewi Irawan) terus mengancam tak akan memberikan restu bermain poker online  kepada putrinya, bahkan saat ayah Yusuf, Pak Dirham (Muhary Wahyu Nurba) mengutus paman Yusuf untuk melamar Zulaikha, wanita tua tersebut tetap tak bergeming. Niat baik keluarga Yusuf yang ingin mempersatukan kedua keluarga bahkan ditolak mentah-mentah walaupun dengan kata-kata yang halus.

 

Adalah Puang Ridwan (Sese Lawing) yang menyatakan penolakan tersebut dengan sombong. Kakak Zulaikha, Zulfi (Cipta Perdana) yang sejatinya merasa iba melihat nasib adiknya juga tak mampu melawan kehendak ibunya. Akhirnya kedua sejoli tersebut harus menempuh jalan pintas yaitu silariang alias kawin lari yang tak hanya menentang keluarga besarnya, tetapi juga melawan adat. Bagi masyarakat suku Bugis – Makassar, kawin lari adalah sebuah aib luar biasa yang dapat merusak nama baik keluarga terutama bagi pihak keluarga si wanita.

 

Pada trailernya Anda dapat menyaksikan perjuangan Yusuf dan Zulaikha untuk bertahan hidup saat dalam pelarian yang membuat mereka menderita karena mendapat kecaman dan penghakiman dari masyarakat sekitar. Sementara orang tua Zulaikha sendiri berusaha mencari dan membawa pulang anaknya  dengan menyewa beberapa orang. Tak hanya menunjukkan kekayaan adat masyarakat Bugis, pada film ini Anda juga bisa melihat sendiri kecantikan panorama Sulawesi Selatan yang memang dieksplorasi dengan optimal.

 

Review film Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui

Tak hanya dirilis di tanah air, film Silariang ini juga akan diputar di Malaysia pada akhir tahun 2017. Film Silariang ini memang seolah menggambarkan masalah klasik kisah percintaan yang selalu terjadi mulai zaman dahulu hingga sekarang ini. Hal ini terutama menjadi permasalahan tersendiri di kalangan masyarakat Bugis Makassar. Wisnu Adi, sang sutradara menyatakan bahwa yang menjadi daya tarik dari film ini adalah kesederhanaan cerita, yaitu tentang cinta yang tak mendapat restu.

 

Realita ini masih banyak terjadi, cerita cinta yang menjadi begitu rumit dan pada akhirnya tak hanya tentang dua orang yang saling mencintai melainkan menyangkut bibit, bebet, bobot, sejarah keluarga, sosok orang tua, pernikahan siri, harta kekayaan dan lain-lain. Yang ingin diungkapkan pada film ini adalah intinya jangan menganggap bahwa persoalan dicintai dan mencintai itu adalah hal yang sederhana. Tema utama adat Bugis Makassar tersebut digambarkan dengan populer khas anak muda karena masih mewakili banyak pasangan yang cintanya tak berujung ke pelaminan karena tak direstui.

 

Yang tak kalah menarik dari film ini adalah original soundtrack-nya yang akan digarap oleh grup yang digawangi Fadly, Musikimia bertajuk Meski Kau Tak Ingin. Lagu tersebut telah diluncurkan dalam format album dengan judul  Intersisi di tahun lalu.

 

 

Tags:
1 2