Semangat Tinggi, Galang Finish Kesembilan di WSSP300 Inggris

Jul - 07 2018 | By

Langkah Galang Hendra Pratama di ajang balap WSSP300 musim 2018 tampaknya semakin menjanjikan saja. Sekedar informasi, pebalap berusia 19 tahun ini awalnya memulai seri pertama di Aragon, Spanyol dengan cukup menyedihkan yakni hanya mampu finish di peringkat ke-16. Padahal saat itu Galang memulai balapan dengan start di posisi ke-11.

 

Perlahan tapi pasti, pemuda asal Yogyakarta ini bertekad memperbaiki performanya di sirkuit Imola, Italia. Namun sayang saat itu pebalap Yamaha Indonesia ini terkena hukuman penalti karena menurunkan kecepatan pada racing line saat kualifikasi sehingga membuatnya melorot start ke posisi 14 setelah sebelumnya ke-10. Hal ini ternyata memacu Galang tampil lebih baik lagi hingga mampu finish di posisi kelima dan membuatnya ada di posisi ke-14 klasemen sementara pebalap WSSP300.

 

Hingga akhirnya Galang kembali mengaspal di Donington Park, Inggris akhir pekan lalu dan mampu finish di urutan kesembilan. Hasil di Inggris ini seolah bukti kalau Galang memang pantang menyerah. Memulai balapan di posisi 11 dan sempat terlempar ke posisi 14, Galang perlahan tapi pasti menembus 10 besar. Menunggangi Yamaha YZF-R3, Galang bisa bersaing dengan rider Ninja 400 atau RC390R. Bahkan dari 16 pebalap, Galang adalah rider Yamaha dengan posisi terdepan di balapan.

 

Dengan hasil ini galang mencatat waktu terbaik 1 menit 43,863 detik, lebih baik daripada kualifikasi yang mencatat 1 menit 44,460 detik. Untuk podium juara, empat posisi teratas dikuasai penunggang Ninja 400 yang memang punya kapasitas silinder lebih besar. Sementara peringkat kelima hingga kedelapan milik RC390R. Dibandingkan Ninja 400 dan RC390R yang memiliki top speed 196 km/jam, motor Galang hanya mencapai 191,7 km/jam. Saat ini Galang tengah dalam persiapan WSSP300 berikutnya di Ceko pada 8-10 Juni 2018.

 

Yamaha Yakin Galang Bisa Jadi Juara Seri WSSP300

 

Dibandingkan pebalap lain, bisa dibilang kalau motor Galang memang lebih lemah karena tak berkapasitas 400cc. Namun Minoru Morimoto selaku Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yakin kalau Galang bisa juara bahkan tanpa mesin 400cc karena YZF-R3 memiliki pengaturan mesin dan bodi motor yang bagus, seperti dilansir Detiksport.

 

Sekedar informasi, YZF-R3 yang dirakit di Indonesia milik Galang itu berkapasitas 321cc dan seharusnya digunakan untuk bermain di kelas 300cc. Namun Morimoto menilai hal itu bukanlah masalah karena Galang bisa tampil maksimal. Bahkan menurut pria asal Jepang ini, Galang memiliki akselerasi Judi Bola Terbaik yang sangat bagus waktu balapan sehingga potensinya jadi juara sangat terbuka ke depannya.

 

Pede Bersaing, Galang Tak Pasang Target

 

Saat pertama kali mengumumkan bergabung di tim Moto X Racing dan siap mengaspal di Eropa, Galang memang mengutarakan rasa percaya dirinya. Pada 2017, Galang sempat membalap di Portugal dan Spanyol sementara untuk musim 2018 ini dirinya akan menjajal balapan semusim penuh dalam delapan seri. Raihan kemenangannya di Jerez memang memacu semangat Galang begitu pula dengan perolehan 196 poin dalam delapan seri WSSP300 2017 milik Yamaha.

 

Namun kendati cukup optimis, Galang memilih tidak mematok target supaya dirinya bisa membalap dengan lepas. Beruntung, Yamaha Indonesia juga tak mematok target poin untuk Galang karena mereka hanya berharap jika Galang bisa tampil optimal dan memanfaatkan waktu seperti yang dia lakukan saat berhasil keluar sebagai juara di Jerez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *